Subscribe

  • rss
  • mudaers

Av3llino Studio The Cube Particula

Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA:

Indonesia yang terkenal dengan alam yang luas dengan berbagai macam kekayaan. Selain itu juga terkenal sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia yang mana wilayah lautnya lebih besar daripada daratan. Namun disamping itu semua, kenyatanya Indonesia sekarang hanya tinggal menunggu saja krisis air loh!?

Letak Indonesia yang strategis (salah satunya faktornya sih… dilewati katulistiwa) dan dengan curah hujannya antara 1000-4000 mm/thn pun tidak menjadi jaminan Indonesia mengalami kekurangan air dan menuju pada krisis. Padahalkan kalau dipikir-pikir Indonesia tidak akan kekurangan air bersih lagi (laut luas sungai dan danau dimana-mana curah hujan pun juga sangat mencukupi). Ya… itukan hanya sebuah teori jika dilakukan dengan benar. Tetapi sekali lagi teori ya tinggal teori.

Fakta memang menunjukan Indonesia akan mengalami krisis air bahkan sudah terkena di beberapa daerah. Banyak data yang menunjukan tetapi coba kita lupakan sejenak berbagai banyak data tetapi mulai melihat keadaan sekitar(gayanya… metode observasi). Saya akan menujukan sebuah indikasi bahwa Indonesia akan mengalami krisis air bersih. Sebagian besar rakyat Indonesia terutama masyarakat kota tergantung pada air PAM. Hanya sebagian yang menggunakan sumber alami kecuali sumur bor. Air PAM itu hampir 70%nya adalah air yang diolahan terlebih dahulu sebelum digunakan. Bukankah ini sebuah indikasi bahwa kita akan mengalami krisis air. coba bayangkan 70% air adalah air olahan. Itu menandakan bahwa sumber airnya 70% juga sudah mengalami pencemaran baik ringan, sedang dan berat (penurunan kualitas air). Jumlah air tercemar di dunia semakin tahun presentasinya akan meningkat.. Ditambah lagi dalam pengolahan memerlukan biaya yang cukup besar US $ 14 juta. Tentu biaya itu tiap tahun pun juga akan meningkat. Apakah Indonesia tidak akan terkena krisis air, jika dapat dipastikan tiap tahun jumlah penduduknya terus bertambah? (Jawabanya silahan cari sendiri…)

Ketergantungan akan air olahan / PAM sangat terasa ketika masih dalam asrama. Pengalaman kekurangan air sampai tidak mandi dapat digambarkan kedepanya sebagai sebuah krisis air bersih. Hal itu mungkin yang akan kita rasakan jika kita terus terpuruk dalam masalah ini. Bukan satu hari lagi mungkin sampai berhari-hari. Atau bahkan lebih parah dari yang kita bayangkan dampaknya.


Tentu sebagai Warga Negara Indonesia yang baik, jika mengetahui Indonesia akan mengalami krisis air kita akan mencegahnya jangan sampai itu terjadi. (kalau kata politisi nih… Demi Bangsa dan Negara yaelah… hehehe) gak segampang itu kita dapat merubah dengan mudah. Tentu perlu diketahui dulu dong apa penyebanya. Salah salah malah semakin parah nih…. Kan gawat!!!.

Hampir semua tahu, apalagi sudah menjadi topic terkini baik itu di sekolah, Berita dll. Biasanya sih masalahnya hanya berputar-putar disitu aja (alias udah ketauan tapi gak selesai-selesai). Ada beberapa penyebab dari menurunya kualitas air. hal utama mengenai kerusakan lingkungan baik itu disebabkan konversi dan ahli fungsi lahan, pencemaran air akibat limbah industry, kerusakan hutan dan lahan dan lain-lain. bahkan dari data tahun 2005 (kementrian lingkungan hidup) bahwa sebagian besar sungai, situ dan danau di Indonesia mengalami pencemaran dan kerusakan lingkungan dari tingkat ringan sampai berat.

Sebenarnya kita dari tadi membicarakan tentang menurun kualitas air namun tidak mengetahui apa yang menjadi tolak ukurnya. Biar tidak terjadi sesat pikir tentang air bersih itu seperti apa. Maka saya akan meyajikan sedikit tentang kelas-kelas yang digunakan sebagai mengukur penurunan kualitas air.

Ada 4 kelas air yang ditetapkan berdasarkan PP no 82 tahun 2001 pasal 8 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, klasifikasi dan kriterianya (kalau mau lebih lengkap tahu peraturanya… silahkan kunjungi http://psda.jatengprov.go.id/profil/peraturan/pp82_2001.htm:

a. Kelas satu, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk air baku air minum, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;

b. Kelas dua, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;

c. Kelas tiga, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.

d. Kelas empat, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.

Untuk mengetahui kualitas air digunakan beberapa parameter diantaranya:

- DO (Dissolved Oxygen)

- BOD (Biochemical Oxygen Demand)

- COD (Chemical Oxygen Demad), dan

- Jumlah total Zat terlarut

Nah… kalau gini kan jelas nih… air bersih yang dimaksud termasuk di dalam kelas satu. Berarti kita semua tahu bahwa sekarang diluar ketentuan itu sudah berbahaya digunakan. Menyinggung masalah penurunan kualitas air yang semakin lama semakin parah. Di bawah ini kita akan mencoba untuk membahas penyebabnya. Walaupun kebanyakan sudah tahu karena sudah menjadi pembahasan di sekolah tetapi ini merupakan poin yang penting. Tentunya dengan mengetahui penyebabnya kita akan semakin mudah untuk mengatasi masalah yang sedang terjadi terjadi.

Penyebab pencemaran air ada 4:

1. Limbah Pemukiman


Limbah ini yang dihasilkan oleh setiap Rumah Tangga atau Orang. Biasanya berupa sampah non-organik dan deterjen. Gak kebayangkan kita juga sebagai salah satu aktor perusak lingkungan. Habit membuang sampah sembarangan juga berdampak yang besar. Bukan saja membuat kotor tetapi juga memiliki dampak lain yaitu menghalangi proses Fotosintesis. Selain sampah ada juga deterjen yang membuat tercemarnya air. Tentu menjadi sulit karena ini sudah menjadi keperluan juga namun setidaknya hal itu dapat dikurangi.



2. Limbah Pertanian

Petani bertugas merawat tanaman-tanamanya tetapi disadari atau tidak mereka juga ikut dalam pencemaran air. Pupuk dan pestisida menjadi bahan yang mencemarkan. Limbah pupuk yang mengandung fosfat yang dapat merangsang pertumbuhan gulma air seperti ganggang dan eceng gondok. Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali ini menimbulkan dampak seperti yang diakibatkan pencemaran oleh deterjen. Selain itu limbah pestisida juga sangat berbahaya karena dapat mematikan habitat diar yang tercemar.


3. Limbah industry

Nah ini dia limbah yang sering menjadi sering menjadi pembicaraan… apalagi dipersalahkan dalam masalah pencemaran. Banyak hal yang diakibatkan dengan adanya Industri ini (pencemaran) Pada umumnya limbah industri mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Karakteristik limbah B3 adalah korosif/ menyebabkan karat, mudah terbakar dan meledak, bersifat toksik/ beracun dan menyebabkan infeksi/ penyakit. Limbah industri yang berbahaya antara lain yang mengandung logam dan cairan asam. Misalnya limbah yang dihasilkan industri pelapisan logam, yang mengandung tembaga dan nikel serta cairan asam sianida, asam borat, asam kromat, asam nitrat dan asam fosfat. Limbah ini bersifat korosif, dapat mematikan tumbuhan dan hewan air. Pada manusia menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, mengganggu pernafasan dan menyebabkan kanker.


Logam yang paling berbahaya dari limbah industri adalah merkuri atau yang dikenal juga sebagai air raksa (Hg) atau air perak. Limbah yang mengandung merkurei selain berasal dari industri logam juga berasal dari industri kosmetik, batu baterai, plastik dan sebagainya. Di Jepang antara tahun 1953- 1960, lebih dari 100 orang meninggal atau cacat karena mengkonsumsi ikan yang berasal dari Teluk Minamata. Teluk ini tercemar merkuri yang bearasal dari sebuah pabrik plastik. Senyawa merkuri yang terlarut dalam air masuk melalui rantai makanan, yaitu mula-mula masuk ke dalam tubuh mikroorganisme yang kemudian dimakan yang dikonsumsi manusia. Bila merkuri masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pencernaan, dapat menyebabkan kerusakan akut pada ginjal sedangkan pada anak-anak dapat menyebabkan Pink Disease/ acrodynia, alergi kulit dan kawasaki disease/ mucocutaneous lymph node syndrome.


4. Limbah Pertambangan

Limbah ini memang jarang sekali terdengar tetapi didaerah-daerah tertentu ada masalah dari limbah ini. Tentunya daerah yang memiliki pertambangan. Batubara misalnya limbah yang dihasilkan berupa asam sulfat dan senyawa besi. Jika sampai mencemari air maka akan berubah menjadi asam. Limbah pertambangan yang bersifat asam bisa menyebabkan korosi dan melarutkan logam-logam sehingga air yang dicemari bersifat racun dan dapat memusnahkan kehidupan akuatik.


Selain itu pertambangan emas, ini terdapat pada penambang tradisonal. Kurangnya pengetahuan menjadi penyebab utamanya menghasilkan limbah merkuri. Seperti yang kita ketahui dalam limbah industry tadi dampak dari merkuri.
Nah sekarang… apakah sekarang kalian merupakan salah satu yang berperan didalamnya yang menggiring Indonesia masuk ke dalam jurang krisis Air?? Lakukan apa yang seharusnya dilakukan, Cintai bumi Indonesia.

Artikel ini ditulis untuk mendukung Kompetisi WEB Kompas MuDA dan AQUA


Read More


Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA:


Klinting…klinting…klinting….. bel pengumuman berbunyi. Lalu tak lama berselang seksi air mengumumkan “bak penampung air di depan sudah mau kosong. Air PAM sdah beberapa hari ini macet, tidak mengalir. Agar kebutuhan makan dan minum besok cukup jadi kita mandinya harus hemat pagi Cuma cuci muka dan sore baru basahi semua. Ada satu lagi dilarang mencuci pakaian!”. Woo… semua teriak mengungkapkan kekesalanya. “Padahal hanya satu hari PAM tidak mengalir nasib kita udah kayak gini” ceplos salah seorang kawan.


Itu sepenggal pengalaman selama aku berada di asrama. Masalah air walau pun tidak sering terjadi tetapi menjadi hal yang riskan sekali. Bukan sebuah pengalaman yang buruk tetapi menjadi pelajaran yang berharga betapa pentingnya air. Air memang komoditas utama dalam hidup. Tanpa air manusia tidak bisa hidup. Saya pun bisa tertawa sendiri ketika mengingat pengalaman itu (gak usah diceritakan secara lengkap… heheheh udah “rahasia umum”). Dan Itu sepintas teringat ketika membaca tema Kompetisi WEB Kompas MuDA dan AQUA: IT’s About Us Air untuk Masa Depan. Tema yang sangat menarik dan sangat relevan dengan kondisi yang sekarang.

Ehmm…. Tema “Air untuk Masa Depan” cukup menarik bukan? tetapi bagai mana kalau diuraikan menjadi perbagian kata seperti Air, untuk, Masa Depan. Setelah itu kita cari tahu arti air apa sih?? Dan artinya masa depan apa sih?? Kata yang kedengeranya simple namun sulit juga kalau untuk dijelaskan. Apalagi dengan pengertian yang baik dan benar (Simpelnya sih mudah dimengerti…). Gak usah terlalu banyak deh nDobosnya… langsung aja nih, Air adalah zat atau materi (Air kan banyak wujud gak Cuma cair tapi ada juga es yang mengambang dan awan di udara yang merupakan uap air)yang sangat penting bagi seluruh kehidupan termasuk manusia. Selain itu kalau pengertian masa depan adalah Sebuah jangka waktu yang yang akan terjadi.

Udah tahu pengertianya jadi lebih mudah memahami kalau memang air itu merupakan komponen yang sangat penting bagi manusia. Namun yang menjadi persoalan sekarang apa sebenarnya yang ingin diangkat dengan tema “Air untuk Masa Depan”. Menyimpan air sebanyak-banyaknya untuk persedian hidupkah? Tentu bukan itu yang dimaksud. Melihat kondisi sekarang, banyak orang bingung mencari air bersih. Bahkan sampai ada rela menempuh jarak yang sangat jauh dan membayar sebesar apa pun untuk mendapatkannya. Padahal 71% bumi adalah air tetapi masih saja kekurangan bahkan dari data kementrian lingkungan hidup meyebutkan sekitar 1,1 milyar (sekitar 16.5%) penduduk dunia tidak mempunyai akses terhadap air minum dan 2,4 milyar (sekitar 35.8%) penduduk dunia tidak mempunyai akses terhadap sanitasi yang memadai. Dapat dibayangkan bumi yang berlimpah air seperti ini hampir 50% kesulitan masalah air. Bagaimana dengan tahun-tahun ke depan dengan bertambahnya penduduk dunia akan semakin sulit memperoleh air.(apa gak gawat tuh… kalo udah gak punya air bersih lagi)

Tema yang pas untuk keadaan Dunia sekarang ini, tidak terkecuali tentunya Indonesia. Air yang merupakan salah satu komponen terpenting bagi semua makhluk, bukan hanya manusia saja menjadi hal yang sangat penting sekarang ini. Melalui artikel ini saya mengajak mudaers untuk menyelamatkan AIR untuk anak dan cucu kita bukan hanya akan meninggalkan AIR MATA.

Read More