Klinting…klinting…klinting….. bel pengumuman berbunyi. Lalu tak lama berselang seksi air mengumumkan “bak penampung air di depan sudah mau kosong. Air PAM sdah beberapa hari ini macet, tidak mengalir. Agar kebutuhan makan dan minum besok cukup jadi kita mandinya harus hemat pagi Cuma cuci muka dan sore baru basahi semua. Ada satu lagi dilarang mencuci pakaian!”. Woo… semua teriak mengungkapkan kekesalanya. “Padahal hanya satu hari PAM tidak mengalir nasib kita udah kayak gini” ceplos salah seorang kawan.
Itu sepenggal pengalaman selama aku berada di asrama. Masalah air walau pun tidak sering terjadi tetapi menjadi hal yang riskan sekali. Bukan sebuah pengalaman yang buruk tetapi menjadi pelajaran yang berharga betapa pentingnya air. Air memang komoditas utama dalam hidup. Tanpa air manusia tidak bisa hidup. Saya pun bisa tertawa sendiri ketika mengingat pengalaman itu (gak usah diceritakan secara lengkap… heheheh udah “rahasia umum”). Dan Itu sepintas teringat ketika membaca tema Kompetisi WEB Kompas MuDA dan AQUA: IT’s About Us Air untuk Masa Depan. Tema yang sangat menarik dan sangat relevan dengan kondisi yang sekarang.
Ehmm…. Tema “Air untuk Masa Depan” cukup menarik bukan? tetapi bagai mana kalau diuraikan menjadi perbagian kata seperti Air, untuk, Masa Depan. Setelah itu kita cari tahu arti air apa sih?? Dan artinya masa depan apa sih?? Kata yang kedengeranya simple namun sulit juga kalau untuk dijelaskan. Apalagi dengan pengertian yang baik dan benar (Simpelnya sih mudah dimengerti…). Gak usah terlalu banyak deh nDobosnya… langsung aja nih, Air adalah zat atau materi (Air kan banyak wujud gak Cuma cair tapi ada juga es yang mengambang dan awan di udara yang merupakan uap air)yang sangat penting bagi seluruh kehidupan termasuk manusia. Selain itu kalau pengertian masa depan adalah Sebuah jangka waktu yang yang akan terjadi.
Udah tahu pengertianya jadi lebih mudah memahami kalau memang air itu merupakan komponen yang sangat penting bagi manusia. Namun yang menjadi persoalan sekarang apa sebenarnya yang ingin diangkat dengan tema “Air untuk Masa Depan”. Menyimpan air sebanyak-banyaknya untuk persedian hidupkah? Tentu bukan itu yang dimaksud. Melihat kondisi sekarang, banyak orang bingung mencari air bersih. Bahkan sampai ada rela menempuh jarak yang sangat jauh dan membayar sebesar apa pun untuk mendapatkannya. Padahal 71% bumi adalah air tetapi masih saja kekurangan bahkan dari data kementrian lingkungan hidup meyebutkan sekitar 1,1 milyar (sekitar 16.5%) penduduk dunia tidak mempunyai akses terhadap air minum dan 2,4 milyar (sekitar 35.8%) penduduk dunia tidak mempunyai akses terhadap sanitasi yang memadai. Dapat dibayangkan bumi yang berlimpah air seperti ini hampir 50% kesulitan masalah air. Bagaimana dengan tahun-tahun ke depan dengan bertambahnya penduduk dunia akan semakin sulit memperoleh air.(apa gak gawat tuh… kalo udah gak punya air bersih lagi)
Tema yang pas untuk keadaan Dunia sekarang ini, tidak terkecuali tentunya Indonesia. Air yang merupakan salah satu komponen terpenting bagi semua makhluk, bukan hanya manusia saja menjadi hal yang sangat penting sekarang ini. Melalui artikel ini saya mengajak mudaers untuk menyelamatkan AIR untuk anak dan cucu kita bukan hanya akan meninggalkan AIR MATA.